Monday, January 5, 2015

Gimana rasanya jadi orang yang ambisius

Banyak orang bilang aku adalah orang yang ambisius. Benarkah? Sejenak aku merenung. Hmm, mungkin iya benar apa kata mereka.

If you want something in life, reach and grab it. -Alexander Supertramp

Aku selalu tau apa yang aku mau. Dan aku selalu berusaha mendapatkan itu, walaupun waktu sekalipun harus kukorbankan. Terkadang aku merasa terlalu memaksakan kehendak. Keras kepala. Batu. Nenekku bilang begitu. Tapi aku pantang bilang "tidak bisa". Seperti kutipan di atas, apapun itu kemauanku, aku harus berusaha mencoba dulu.

Menjadi orang yang ambisius, entahlah sebuah karunia atau petaka. Kadang-kadang sifatku ini berbuah prestasi. Gemilang. Namun tak jarang pula jadi terlihat begitu menyebalkan. Jadinya malah memaksakan kehendak pada orang lain. Keinginanku bisa berupa apapun. Kampus idaman, organisasi, jabatan, prestasi, barang, bahkan hal-hal remeh semacam "aku harus bisa menyelesaikan buku ini dalam sebulan" - "aku harus mencapai skor tertinggi dalam permainan ini baru aku mau berhenti main", atau bisa saja keinginan terhadap seseorang. 

Loe anaknya tekun yan, tapi kalo pas ada maunya aja. -Aryo

Keinginan-keinginan itu mungkin saja bisa aku kendalikan penuh. Tapi tidak untuk yang terakhir. Beruntungnya, yang lalu-lalu membuat dua kendali berakhir ke satu arah. Ada yang namanya keberuntungan. 

Mungkin yang terlihat aku selalu bisa memenuhi keinginanku. Tapi ketahuilah kawan, tidak semua keinginanku selalu aku capai. Tidak semua keinginanku bisa aku wujudkan. Banyak bahkan sebetulnya yang tidak bisa terwujud. Ada masanya suatu saat aku harus merelakan keinginan yang tidak tercapai. Ada waktunya dimana aku harus ikhlas, dan aku mau untuk ikhlas. "Aku rela ada di tempat ini saja" atau "aku terima kekalahan ini" atau "jika memang begitu, ya sudah."

Dan momen ketika merasa ikhlas itu nikmat.

Namun, aku takut ikhlas itu berbuah pasrah. Tidak mau berusaha. Aku takut, aku sekarang ada dalam fase itu. Karena aku merasa 1 - 2 tahun terakhir ini tidak punya mimpi, tidak ada keinginan, target, atau apapun. Sungguh aku takut terjebak di zona nyamanku. 

4 comments:

  1. quarter-life crisis yan. aing oge. everybody oge akakakak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. huhuhu gak bisa dibiarin inih hiks

      Delete
    2. Tiba tiba ada danlap "aku ingin kalian semua melakukan gerakan body wave!!!"

      Delete
    3. Untung bukan "aku ingin kalian semua melakukan gerakan patah patah!!!" -____-

      Delete